Jejak Sains : "Ozon" Pelindung Bumi Kita
![]() |
| Ilustrasi langit (Photo by:makabera-Pixabay.com) |
Mengenal ozon
Ozon adalah molekul yang terdiri dari tiga atom oksigen (O3), yang membentuk lapisan pelindung di stratosfer, sekitar 10-50 kilometer di atas permukaan Bumi. Lapisan ozon ini berfungsi sebagai perisai yang menyerap sebagian besar radiasi ultraviolet (UV) berbahaya dari matahari, yang jika tidak ditangkal, dapat menyebabkan kanker kulit, katarak, serta kerusakan pada ekosistem darat dan laut.
Pembentukan dan Pemecahan Ozon
Ozon terbentuk melalui proses fotokimia di mana radiasi UV menyebabkan pemecahan molekul oksigen (O2) menjadi dua atom oksigen individu. Atom-atom ini kemudian bereaksi dengan molekul oksigen lainnya untuk membentuk ozon. Proses ini dikenal sebagai siklus ozon-oksigen. Namun, ozon juga dapat terurai kembali menjadi oksigen di bawah pengaruh radiasi UV, menjaga keseimbangan alami lapisan ozon.
Ancaman Terhadap Lapisan Ozon
Penipisan lapisan ozon menjadi perhatian global pada akhir abad ke-20. Penggunaan luas senyawa kimia buatan manusia seperti klorofluorokarbon (CFC), halon, dan senyawa lainnya berkontribusi signifikan terhadap penipisan ini. Ketika senyawa tersebut mencapai stratosfer, mereka dipecah oleh radiasi UV, melepaskan atom klorin dan bromin yang kemudian merusak molekul ozon.
Upaya Pemulihan Lapisan Ozon
Konvensi Wina tahun 1985 dan Protokol Montreal tahun 1987 adalah tonggak penting dalam usaha internasional untuk melindungi lapisan ozon. Melalui Protokol Montreal, negara-negara di seluruh dunia sepakat untuk mengurangi dan akhirnya menghentikan produksi serta penggunaan senyawa perusak ozon. Berkat upaya ini, tanda-tanda pemulihan lapisan ozon mulai terlihat, meskipun pemulihan penuh diperkirakan baru akan tercapai pada pertengahan abad ke-21.
Manfaat Ozon di Atmosfer
Ozon memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan iklim bumi. Di lapisan troposfer, ozon berfungsi sebagai gas rumah kaca yang membantu menjaga suhu permukaan bumi. Namun, peningkatan konsentrasi ozon di permukaan bumi dapat menjadi polutan yang merugikan kesehatan manusia dan tanaman.
Kesimpulan
Ozon, meskipun hanya molekul kecil, memegang peranan krusial dalam melindungi kehidupan di bumi. Upaya kolektif untuk mengurangi emisi senyawa perusak ozon merupakan contoh nyata keberhasilan kolaborasi internasional dalam menghadapi isu lingkungan global.
Sumber Pustaka:
Solomon, S. (1999). Stratospheric Ozone Depletion: A Review of Concepts and History. Reviews of Geophysics, 37(3), 275-316.
World Meteorological Organization (WMO). (2018). Scientific Assessment of Ozone Depletion: 2018. Global Ozone Research and Monitoring Project - Report No. 58.
Farman, J. C., Gardiner, B. G., & Shanklin, J. D. (1985). Large Losses of Total Ozone in Antarctica Reveal Seasonal ClOx/NOx Interaction. Nature, 315, 207-210.
Molina, M. J., & Rowland, F. S. (1974). Stratospheric Sink for Chlorofluoromethanes: Chlorine Atom-Catalysed Destruction of Ozone. Nature, 249, 810-812.
| (https://pixabay.com/photos/clouds-sky-horizon-weather-windy-8459053/) |

Komentar
Posting Komentar